Program Infaq

Kasihi Veteran Pahlawan Bangsa

Logo Institusi Baitul Maal Hidayatullah
Infaq Kemanusiaan
Terkumpul Rp 0
Target Rp 150.000.000,-
Time Remaining 60 hari tersisa
0 Donatur

Kemerdekaan Republik Indonesia tak pernah lepas dari militansi pikiran dan tenaga pejuang. Karena, saat zaman penjajahan dulu, para pejuanglah yang getol mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ada banyak sekali pahlawan yang gugur demi kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang diceritakan Mbah Soejadi (94) kelahiran 1928, veteran asal Tulungagung. Ia adalah warga Desa Tunggulsari, Kabupaten Tulungagung. Mbah Soejadi merupakan anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) juga pensiunan tentara Angkatan Darat, Kini, Mbah Soejadi berusia hampir 1 abad.

Mbah Soejadi bercerita saat membela NKRI dari jajahan Belanda. Dulu, saat berusia 17 tahun, ia bergabung dengan tentara keamanan rakyat ( TKR ) cikalbakal TNI bentukan 5 Oktober 1945. Lalu dirinya masuk dalam distrik militer di wilayah Tulungagung bersama pasukan Pembela Tanah Air (PETA).

bcbffe27-80b9-40dd-967a-a80bd78dd6c3.jpg

“Saya dulu hanya pemuda biasa, lha saya masih ingat teman-teman tak ajak daftar tidak ada yang mau,” kata Mbah Soejadi, saat ditemui usai sholat dhuhur di masjid tepat berada di depan rumahnya itu.

Menurut kesaksiannya, pada zaman penjajahan, menjadi tentara tak semegah pada saat ini. Dulu tidak ada seragam, tentara seperti orang biasa yang dipersenjatai oleh pemerintah.“

Latihan menembak dan saya ditempatkan di markas wilayah Tulungagung,” ceritanya.

Tahun 1945 bulan November Saya bersama teman-teman dan ratusan para relawan dikirim ke Surabaya buat melawan Belanda yang ingin merebut kota Surabaya ( pertempuran 10 Nov 1945 ) yang sekarang diperingati sebagai hari pahlawan, banyak sekali para pejuang yang gugur dalam pertempuran tersebut, cerita Mbah Soejadi.

Tahun 1947 Mbah Soejadi ikut berjuang melawan tentara Belanda yang mencoba melalukan agresi ke 1 ke sejumlah kota jawa dan sumatra.

Tahun 1959 Mbah Soejadi dikirim ke Menado untuk pembarantasan pemberontakan PermestaTahun 1961 Mbah Soejadi dikirim ke Papua buat melawan Kompeni Belanda buat pembebasan Irian Barat ( Papua ), Banyak dari relawan dan teman-teman saya yang gugur di Irian barat tersebut.

Tahun 1965 Mbah Soejadi dikirim ke Jakarta buat menumpas pemberontakan G 30 S PKI, sebetulnya saya sendiri merasa miris dan sedih waktu kita diperintahkan buat menumpas orang-orang bangsa sendiri, tapi mereka itu pemberontak yang sudah membunuh 7 jendral angkatan darat.

Dan di tahun 1967-1969 Saya ditugaskan ke Blitar Selatan dalam oprasi Trisula untuk menumpas sisa sisa orang-orang PKI yang lari ke kawasan Blitar Selatan.

Meskipun Mbah Soejadi usianya sudah tua dan kulit sudah keriput, dirinya masih ingat betul masa masa perjuangannya dulu. Ini dibuktikan Beliau bisa dengan jelas mengingat tahun dan tempat-tempat dan kisahnya perjuangannya dulu.

Saat berjuang mengusir penjajah, usia Mbah Soejadi masih belia. Artinya, dirinya masih dalam pendidikan.

Inilah satu kisah dari ribuan pejuang veteran bangsa yang rela mati demi bangsa dan negara, hanya saja sekarang ini masih banyak para pejuang yang sudah usia senja hidup kurang mampu, bahkan ada yang terlantar.

Terimakasih Mbah Soejadi dan ratusan pejuang bangsa, berkat perjuanganmu kami bisa merasakan gegap gempita kemerdekaan. Sedangkan Mbah masih harus berjuang sampai hari ini.

Teman-teman, sekarang saatnya kita berterima kasih atas perjuangan Mbah Soejadi dan ratusan veteran lainnya yang masih harus berjuang menyambung hidup bahkan hingga hari ini.

Yuk berikan Kado untuk Veteran berupa bantuan cek kesehatan dan kebutuhan pokok (sembako).

***
Dukungan kalian dapat disalurkan melalui:

  1. Klik tombol "DONASI SEKARANG"
  2. Isi nominal donasi yang ingin diberikan
  3. Pilih metode pembayaran
  4. Ikuti instruksi untuk menyelesaikan pembayaran

    Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu

Belum ada laporan

Donatur (0)
Urutkan:
Waktu
Nama
Nominal