Program Infaq

Bantu Guru Ngaji Pedalaman

Logo Institusi LAZNAS Dewan Dakwah
Infaq Kemanusiaan
Terkumpul Rp 1.335.500
Target Rp 1.000.000.000,-
Time Remaining 200 hari tersisa
11 Donatur

Bantu Hadirkan 10.000 Guru Ngaji ke Pedalaman Nusantara

 

LAZNAS Dewan Dakwah - Dakwah ke Pedalaman Nusantara. Dalam abad awal kehidupan, Indonesia termasuk Negeri Timur Jauh alias Pedalaman. "Dakwah pedalaman seperti inilah yang dilakukan para ulama kita dulu. Seandainya mereka tidak melakukannya saat itu, mungkin hari ini orang-orang Indonesia belum mengenal Islam. Sebab, jarak kita dengan kota Mekkah sangat jauh," papar Ustadz Abdul Somad (UAS)

Ustadz Abdul Somad bersama LAZNAS Dewan Da’wah masuk ke pedalaman Desa Aur Kuning, Kec Indragiri Hulu, Kab Kampar, Riau pada tahun 2019. Pada tahun 2020 safari ke Talang Mamak, Riau dan pada akhir september tahun 2021 kemarin safari dakwah ke Bagan Benio, Riau.

Safari Dakwah UAS Talang Mamak Riau 2020

Islam tiada hidup tanpa dakwah. Setiap tahunnya, kebutuhan juru dakwah kian meningkat. Untuk pedalaman atau desa tertinggal di Nusantara setidaknya butuh 20.000 guru ngaji.

Dewan Da’wah fokus terhadap sekulerisme, nativisme, dan kerentanan aqidah. Sejak 1967 sudah mengirim guru ngaji ke pelosok negeri, dari ujung Sumatera hingga ujung Papua. Kini, lebih dari 1000 titik para guru ngaji membina keislaman umat awam dan mualaf.

Sementara itu Dewan Da’wah terus memproduksi para kader guru ngaji pedalaman di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Mohammad Natsir (Strata 1), Tambun, Bekasi, dan Akademi Dakwah Indonesia (Diploma 1 & 2) di 13 provinsi. Pada dua jenjang pendidikan kader itulah, lebih 700 mahasiswa mempersiapkan untuk menjadi guru ngaji / juru dakwah yang akan mengabdi hingga pedalaman negeri.

Bantu Hadirkan 10.000 Guru Ngaji ke Pedalaman Nusantara

Bersinergi dalam melakukan kampanye dakwah pedalaman, Dewan Da’wah alhamdulillah didukung Ustadz Abdul Somad (UAS). UAS pun menyeru kaum muslimin untuk mendukung program pengiriman guru pedalaman. "Kalau mampu, ikutlah dakwah ke pedalaman. Andaikata tidak, maka siapa yang menyumbang, memberikan bantuan, ia sudah sama seperti orang yang memfasilitasi jihad," pesan UAS.

Mari bersama UAS dan Laznas Dewan Da’wah, titipkan hartamu untuk mendukung kaderisasi dan pengiriman 10.000 guru ngaji pedalaman. InsyaAllah akan menjadi garapan investasi terbaik yang dibawa ke hadapan Allah.

Pelepasan Da'i

"Banyak lembaga, tapi lembaga yang saya percaya Lembaga Amil Zakat Nasionanl (Laznas) Dewan Da’wah. inilah salah satu jihad kita di zaman modern," pungkas UAS.

Setiap tahunnya Dewan Da'wah mengirim guru ngaji ke pedalaman sebanyak 2 kali yakni, mahasiswa calon dai (selama 1-2 bulan) dan dai pengabdian yang telah menyelesaikan studi sarjana/diploma (minimal 2 tahun). Tak sedikit, yang akhirnya memilih untuk menetap berdakwah di tempat pengabdiannya.

Para Guru Ngaji / Da’i Lulusan dari STID Mohammad Natsir ini dipersiapkan untuk Dakwah di Pedalaman, dan memberdayakan masyarakat pedalaman yang tersebar di 29 Provinsi di Indonesia.

Masyarakat pedalaman sangat menantikan akan hadirnya para Guru Ngaji / Da’i untuk membimbing mereka menuju islam yang kaffah, menyelamatkan aqidah mereka dan membantu permasalahan kehidupan mereka. Menjadikan solusi dari berbagai permasalahan yang mereka hadapi, baik berupa ibadah, ekonomi, & pendidikan mereka.

Pemberdayaan Pertanian

Dukungan anda sangat berarti untuk Dakwah mereka di Pedalaman.

Untuk itu kami mengajak sahabat berdonasi demi mewujudkan para Guru Ngaji / Da'i yang dapat menjadi solusi di masyarakat pedalaman hingga ke penjuru nusantara.

"Jika manusia meninggal maka terputuslah amalnya, kecuali tiga: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak yang mendoakannya" (HR Bukhari & Muslim).

Tanggal Laporan : 23 Jun 2022 s.d 23 Jun 2023

LAZNAS Dewan Dakwah - Nikmatnya mata, kita bisa melihat dan membaca segala informasi yang kita inginkan dan butuhkan.

Namun, bila membaca hanya sekadar membaca, maka bukan ilmu dan pahala manfaat yang didapat, tapi justru hanya lelah, bahkan berbahaya dan merugikan.

Berapa banyak orang berilmu, tapi ilmunya hanya dipakai untuk kebangaan, menipu orang (hoaks), bahkan mendzalimi orang lain dan merugikan umat.

Karena itulah, para dai Dewan Dakwah yang kini mengabdi di penjuru negeri membimbing anak-anak binaanya untuk tidak sekadar membaca, tetapi lebih dari itu, yakni membaca dengan landasan iman. Salah satunya adalah Ustadz Zaenal Arpan yang mengabdi di AIK Paek, Desa Ganti, Praya timur, Lombok Tengah, NTB.

Sebagaimana wahyu pertama turun: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan (QS. Al-’Alaq: 1)

Membaca bukan sekadar membaca, tetapi mereka dilatih untuk membaca dengan proses landasan iman, niat karena Allah, dan memohon pada Allah Ta’ala agar diberikan ilmu yang bermanfaat dan diridhai-Nya.

Ilmu yang bermanfaat mengenalkan iman sejati dan menjadikan diri lebih dekat pada-Nya. Ilmu menjaga dirinya, mengarahkan pada jalan kebahagiaan dan ketenangan, bukan jalan dosa yang penuh kegelisahan dan kesesatan.

Oleh karena itu, inilah yang diperjuangan oleh para da’i, guru ngaji Dewan Da’wah di penjuru negeri dalam mencetak generasi yang beriman, berilmu, dan berkhlak mulia. Mereka ajarkan membaca dengan sebenar-benarnya membaca.

Yuk sahabat, dukung dakwah Ustadz Zaenal Arpan dan para dai dalam mengajarkan membaca kepada umat binaannya.

Tanggal Laporan : 16 Jun 2022 s.d 16 Jun 2023

LAZNAS Dewan Dakwah - Tahukah sahabat bahwa di Pedalaman Riau, karena tidak ada pilihan lain tempat sekolah, anak-anak di Dusun Air Bomban harus pergi ke Dusun Sadan, satu-satunya Dusun yang memiliki sekolah.

Untuk menjangkau Dusun Sadan ini pun tak mudah, yakni harus ditempuh dengan berjalan kaki menaiki dan menuruni bukit, menyusuri rimbunnya hutan, dan menyebrangi Sungai Barang tanggal yang berarus deras.

Namun sedihnya, tak jarang saat mereka sampai di sekolah gurunya tak ada. Sejak pascalibur lebaran kemarin, sekolah masih diliburkan. Sempat masuk dua hari, namun diliburkan lagi karena tak ada gurunya.

Jarak tempuh dan kurangnya guru yang mengajar, alasan inilah yang terkadang membuat anak-anak enggan untuk bersekolah, ditambah lagi usia mereka yang beberapa sudah di atas rata-rata untuk usia sekolah dasar.

Karena itu, melihat kondisi demikian, da’i muda Ustadz Supriyanto yang mengabdi di dusun ini pun berinisiatif untuk membuka kelas terbuka di masjid untuk mereka karena ternyat banyak dari mereka yang masih banyak kurang bekal untuk bisa belajar di sekolah induk nantinya.

“Kedepan (saya) ingin mengusulkan ke perangkat desa dan dinas pendidikan untuk membangun sekolah untuk anak-anak Dusun Air Bomban dan Tanjung Lintang agar mereka dapat bersekolah kembali dan masalah usia dan terjaminnya pendidikan mereka dapat teratasi,” ungkap harapan Ustadz Supriyanto.

Sahabat, yuk dukung dakwah Ustadz Supriyanto dalam membina dan menghidupkan pendidikan untuk anak-anak Dusun Air Bomban ini.

Tanggal Laporan : 09 Jun 2022 s.d 09 Jun 2023

LAZNAS Dewan Dakwah - Tahukah sahabat, bahwa di balik keistiqomahan para dai dan guru ngaji dalam berdakwah, ada ketegaran mereka dalam menghadapi berbagai ujian dan tantangan?

Bahkan tak hanya fisik, tetapi juga ujian mental yang harus dihadapi dengan kesabaran dan ketegaran.

Ustadz Rahmadin salah satunya, da’i Dewan Da’wah yang mengabdi di kampungnya sendiri, yakni Desa Ndano, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, ia aktif membina masyarakat dan rutin mengajar ngaji anak-anak di desa ini.

Bahagianya Ustadz Rahmadin karena ia bisa berdakwah dan mengajar di kampungnya sendiri. Namun, sekitar satu minggu ia datang, beberapa kali ia mendengar tuduhan-tuduhan verbal tentang dirinya, bahwa ia yang telah mengenyam kuliah dakwah hanya bisa ceramah saja, tidak bisa bertani seperti yang lain.

Tentu, tuduhan verbal ini menjadi ujian mental bagi Ustadz Rahmadin untuk tetap bisa bersikap dengan hati yang lapang, tenang, dan sabar.

“Akhirnya, saya membuktikan kalau saya juga bisa bertani jagung,” ungkapnya dengan optimis.

Serius dan sungguh-sungguh, Ustadz Rahmadin berusaha belajar bertani jagung dengan dibantu oleh orang tuanya. Ia juga belajar cara memupuk agar hasil panen yang didapat besar-besar.

Mulai dari akhir tahun 2021 lalu di bulan Desember, ia mulai menanam benih di tiga lahannya sendiri. Ia rawat dan pupuk dengan benar dan sungguh-sungguh.

Bahkan, ia pun sempat sakit karena kecapekan. Namun, usahanya yang serius dan sungguh-sungguh memang tak mengkhianati hasil.

Alhamdulillah, bulan April 2022 lalu ia bisa panen besar jagung-jagungnya. Dari 25 kilogram jagung yang ditanam bisa menghasilkan 10 ton jagung. Kalau diuangkan bisa sekitar 46-an juta rupiah.

“Setidaknya saya sudah berusaha dan Alhamdulillah hasilnya segitu. Cuma, bertani jagung sangat capek, (tapi) yang penting saya sudah dapat pengalaman sekali, Alhamdulillah (saya) bahagia,” ungkap Ustadz Rahmadin dengan penuh syukur.

Ustadz Rahmadin sangat bersyukur karena tanamannya berhasi dan hasil panennya bisa mendukung kehidupan keluarga dan kiprah dakwahnya di Desa Ndano ini.

Terima kasih ya sahabat, kiprah dakwah Ustadz Rahmadin juga tak lepas dari dukungan dan partisipasi zakat, infak, dan sedekah yang sahabat tunaikan melalui Laznas Dewan Dakwah.

Yuk dukung kiprah dakwah Ustadz Rahmadin dan para dai lainnya di penjuru negeri.

Tanggal Laporan : 02 Jun 2022 s.d 02 Jun 2023

LAZNAS Dewan Dakwah - “Masyarakat di kampung ini masih belum merasa peduli terhadap anak-anak mereka dalam belajar Al-Quran dengan benar dan akhlak anak yang akan datang,” kata Ustadz Ritajib.

Minimnya kepedulian terhadap anak-anak mereka dalam akhlak dan ilmu Al-Qur’an menggerakkan Ustadz Ritajib, Dai Dewan Da’wah yang mengabdi di Desa Andalan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, melakukan pembinaan anak-anak melalui berbagai kegiatan dakwahnya.

Ustadz Ritajib melakukan pembinaan intensif, mulai dari kegiatan di masjid, pembiasaan hidup dan pembelajaran pesantren di masjid, hingga kegiatan tadabbur alam di pantai agar anak-anak tidak bosan.

“Makan bersama-sama, shalat berjamaah, shalat tahajjud, hingga kajian setelah shalat subuh tentang adab dan akhlak mulia,” Ustadz Ritajib menjelaskan beberapa aktivitasnya.

Bermula dari Masjid Jaddu bin Rasyid Al Jaddu, Ustadz Ritajib menguatkan aktivitas dakwahnya. Anak-anak terus dibina dengan pembelajaran Al-Qur’an, peningkatan ibadah, dan amal-amal shaleh harian melalui masjid, sehingga hati mereka pun bisa terikat dan cinta dengan masjid.

InsyaaAllah, sedikit demi sedikit Ustadz Ritajib mengarahkan generasi muda binaannya menjadi generasi Qur’an yang berakhlak mulia dan cinta masjid.

“Sekarang itu, kita berdakwah dengan mengamalkan ilmu,” kata salah satu tokoh masyarakat mendukung dakwah Ustadz Ritajib di desa ini.

Yuk sahabat, dukung dakwah Ustadz Ritajib dan para da’i lainnya dalam membina generasi muda menjadi generasi Qur’ani dari penjuru negeri.

Tanggal Laporan : 26 May 2022 s.d 26 May 2023

LAZNAS Dewan Dakwah - Ustadz Puguh Budi Prasejo (43) dikenal akrab oleh masyarakat sebagai guru ngaji, pengurus masjid, sekligus petani ikan nila di Kroboka, Tamanan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Ustadz Puguh aktif mengajar ngaji di masyarakat Kroboka, tepatnya di Masjid As-salam yang lokasinya tepat di samping rumahnya. Selain itu, rumahnya juga dijadikan tempat belajar bagi anak-anak sekitar.

Alhamdulillah, beberapa bulan kemarin Ustadz Puguh mendapat bantuan modal usaha dari Laznas Dewan Da’wah untuk meningkatkan budi daya ikan nilanya. Panen perdananya pada Senin (16/5/2022) lalu cukup memuaskan. Dari kolam seluas 200 meter persegi bisa menghasilkan kurang lebih 1,5 kwintal atau 150 kilogram ikan.

Alhamdulillah, begitu bersyukurnya Ustadz Puguh, hasil panen pun tak dinikmati sendiri, namun dibagikan pula untuk membantu para yatim dan dhuafa yang ada di sekitar lingkungannya. Ustadz Puguh berharap dengan adanya kolam ikan serta tambahan modal ini tidak hanya bermanfaat untuk diri dan keluarganya, tetapi juga bermanfaat pula bagi masyarakat sekitar.

Selain itu, Ustadz Puguh juga berencana untuk menyisihkan hasil panennya untuk dakwah pedalaman sehingga bisa mendukung program dakwah para dai lainnya di penjuru negeri. Maa Syaa Allah

Yuk sahabat, mari ikut berpartisipasi dalam program pemberdayaan da’i seperti Ustadz Puguh.

Tanggal Laporan : 19 May 2022 s.d 19 May 2023

LAZNAS Dewan Dakwah - Bapak Mansur tak mengenal Islam sebelumnya. Ia tinggal di daerah Kakombo, Desa Kolo Atas, Morowali Utara, Sulawesi Tengah.

Kakaknya yang tinggal di Dusun Uwemalingku, Desa Kolo Atas, sudah masuk Islam, tetapi Bapak Mansur sendiri masih belum mau menerima hidayah.

Namun, kedatangan syiar dakwah Islam yang dihidupkan oleh para dai Dewan Da’wah di Dusun Uwemalingku menghadirkan suasana kebatinan yang berbeda bagi Bapak Mansur. Terlebih saat ini Dusun Uwemalingku telah ditetapkan sebagai Kampung Zakat, Desa Bersinar (beriman, bersinergi, dan berkarya).

Ia melihat bahwa Islam sangat berbeda dengan kepercayaannya yang ia anut. Hati Bapak Mansur tersentuhmendapati konsep dakwah Islam yang beliau tidak dapati sebelumnya.

Karena itu, tergeraklah hatinya untuk mengikuti jejak kakaknya berikrar syahadat.

Kamis (12/5/2022), Bapak Mansur berikrar syahadat dibimbing oleh Ustadz Sigit di Masjid Al-Furqan yang baru saja diresmikan beberapa bulan lalu.

“Asyhadu An Laa ilaaha Illaallaah, wa Asyhadu Anna Muhammadan Rasuulullaah,” hatinya mantap dan bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah.

Semoga Allah Ta’ala senantiasa memberikan rahmat dan keistiqomahan untuk Bapak Mansur.

Semoga Istrinya yang belum beragama, kelak juga mendapat hidayah Islam seperti beliau.

Tanggal Laporan : 13 May 2022 s.d 13 May 2023

LAZNAS Dewan Dakwah - Di sela aktivitas dakwahnya, Ustadz Hanifan, dai muda Dewan Da’wah dari Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohammad Natsir, punya semangat tinggi dalam memberdayakan masyarakat di sekitarnya.

Bersama sang Istri, Ustadz Hanifan berinisiatif untuk melakukan pembinaan ekonomi skala produksi rumahan, di antaranya: produksi empek-empek, sale pisang, hingga jamur janggel atau tongkol jagung. Alhamdulillah, masyarakat pun begitu antusias dan berminat untuk belajar, bahkan beberapa dari mereka sudah bisa mengolah dan ikut menjualnya.

Ternyata, keterampilan dan pengalaman sang istri sangat membantu Ustadz Hanifan dalam upaya pemberdayaan ini, terutama dalam budidaya jamur janggel atau tongkol jagung yang baru dimulainnya pada bulan Maret hingga April 2022 ini.

Rutin setiap pagi atau sore, Ustadz Hanifan menyiram benih-benih jamur yang sudah ditanam dalam media janggel jagung. Tidak terlalu kering juga tidak terlalu basah, ia rawat dan jaga media janggel janggung ini agar tetap lembab.

Alhamdulillah, jamur-jamur tumbuh lebih cepat dari perkiraan dan ketika waktu panen tiba, Ustadz Hanifan pun mengajak para santrinya untuk panen bersama.

“Bisa di hitung bahwa hari ini adalah pencabutan yang ke-3 kalinya. Walaupun pertumbuhan jamur belum merata, tapi hal ini menjadikan motivasi kami untuk tetap berusaha dalam pengembangannya,” semangat Ustadz Hanifan.

Berkah luas dan berlipat dari hasil panennya ini. Panen keduanya pada Jum’at (8/4) lalu meningkat pesat dari sebelumnya. Jamur-jamur hasil panen tak makan sendiri, ia pun bagikan kepada warga sekitar secara gratis.

“Alhamdulillah, setelah proses panen selesai, langsung kami timbang hasilnya mendapatkan 2 Kg jamur bersih dan langsung kami bagikan secara geratis kepada tetangga di lingkungan ana,” ungkap Ustadz Hanifan.

Alhamdulillah, berkah dan bahagianya masyarakat dengan adanya budi daya ini, bahkan ada warga siap melanjutkan program yang dibuat Ustadz Hanifan.

Yuk sahabat, terus dukung Ustadz Hanifan dan para dai lainnya dalam berdakwah dan memberdayakan umat di penjuru negeri.

Tanggal Laporan : 23 Apr 2022 s.d 23 Apr 2023

LAZNAS Dewan Dakwah - Sahabat bisa bayangkan, bagaimana jadinya bila kita hidup tanpa adanya pohon? Tentu bumi kita akan menjadi gersang, sangat panas, dan mungkin bencana akan muncul dimana-mana.

Begitu berartinya sebuah pohon, ia menjadi sumber kehidupan bagi umat manusia, menjadi cagar alam dan mejadi penyeimbang ekosistem di sekelilingnya. Namun mirisnya, masih ada pula orang-orang yang tak bertanggungjawab marak melakukan perusakan demi keuntungan pribadi semata.

Pembalakan terus bertambah dan luas kerusakannya pun terus meningkat. Salah satunya adalah hutan di Sulawesi Tengah yang mengalami deforestasi kawasan hingga mencapai 264.874 hektar (Ha) (merdeka.com, 2022).

Alhamdulillah, terkait dengan hal ini sedikit demi sedikit Laznas Dewan Da’wah berikhtiar untuk melaksanaan programnya dalam rangka pemberdayaan masyarakat binaan dai sekaligus sebagai upaya untuk mengatasi kerusakan hutan, yakni dengan program Penanaman 1000 Pohon Produktif dengan peresmiannya di Masjid Al-Furqan, Dusun Uwemalingku, Desa Kolo Atas, Morowali Utara, Sulawesi Tengah.

Bibit-biti pohon telah disiapkan untuk kemudian ditanam di lahan. Selain sebagai ikhtiar untuk mengatasi kerusakan hutan, bibit-bibit ini juga diharapkan bisa dipanen buah-buahnya di masa depan kelak.

Yuk sahabat, mari dukung dakwah para da’i dalam membina dan memberdayakan umat serta memelihara lingkungan di pedalaman.

Tanggal Laporan : 15 Apr 2022 s.d 15 Apr 2023

LAZNAS Dewan Dakwah - Sahabat, kisah bulan Ramadan kali ini jadi double panen bagi Ustadz Iskandar dan para santri binaannya. Pasalnya, selain bisa panen pahala Ramadan, mereka juga bisa panen tanaman kangkung hasil belajar bercocok tanam bulan lalu.

Di sela-sela kesibukan para santri PPTQ Khadijah Dewan Da'wah Kubu Raya dalam menghafal Al-qur'an,Ustaz Iskandar selalu membersamai mereka mengajak untuk belajar bercocok tanam, khususnya tanaman kangkung karena tanaman ini sangat mudah dirawat dan tidak memerlukan waktu lama.

“Mudah-mudahan bisa menjadi ilmu bagi mereka,” harap Ustadz Iskandar. Ilmu dan keterampilan yang ia dapat, meski dari lulusan SMK Pertanian, Jurusan Agribisni Tanaman Pangan, ternyata membawa berkah dan manfaat untuk Ustadz Iskandar sendiri dan para santri binaannya.

Alhamdulillah, harapan Ustadz Iskandar ini bertambah optimis dengan keberhasilan bercocok tanam mereka. Setelah satu bulan lamanya tanaman dirawat, kini mereka bisa memanem hasilnya secara bertahap.

“Untuk saat ini, hasil panen kangkung baru bisa dikonsumsi oleh santri. Mudah-mudahan kedepannya bisa dinikmati oleh masyarakat luas,” Ustadz Iskandar optimis.

Yuk sahabat, di bulan Ramadan yang berkah ini, mari dukung para dakwah para guru ngaji. #BiarPanenPahala

Tanggal Laporan : 08 Apr 2022 s.d 08 Apr 2023

LAZNAS Dewan Dakwah - LAZNAS Dewan Dakwah sesuai dengan namanya berfokus pada kegiatan dakwah. Salah satunya adalah pergerakan dakwah paling dasar dan sering kali dilupakan, guru ngaji Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ).

Alhamdulillah, telah disalurkan bantuan mukafaah untuk guru ngaji TPQ Baiturrahim, Lagoa, Jakarta Utara. Jumlah guru ngaji di sana ada sepuluh orang dengan ratusan santri. Santri-santri yang ada terdiri dari berbagai usia mulai dari umur 4-15 tahun.

“Semoga program bantuan seperti ini lebih banyak dan ditingkatkan lagi, agar tegak dan majunya Islam dapat dicapai oleh generasi penerus,” kaa Elisahwati.

Selain pemberian mukafaah untuk guru ngaji, Laznas Dewan Dakwah juga memberikaan Al-Qur’an sebagai fasilitas belajar anak-anak santri di sana.

“Terima kasih atas bantuan yang diberikan, semoga menjadi keberkahan bagi semuanya,” ujar Siti Sailah, salah satu guru ngaji di sana.

Guru ngaji merupakan ujung tombak pendidikan dini, selain pendidikan di rumah. Pembekalan agama dan pengenalan Islam yang paling mendasar dimulai dengan kelompok kecil di TPQ.

Sayangnya, guru ngaji justru merupakan entitas yang sering kali dialpakan dalam hal kesejahteraan.

Tanggal Laporan : 31 Mar 2022 s.d 31 Mar 2023

LAZNAS Dewan Dakwah - Semangat Ustadz Ranidin begitu menggebu mendorong motivasi para mahasiswa (calon dai) Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Aceh, dalam pelatihan pembuatan susu kedelai, pada bulan Maret 2022 ini.

“Seorang Da'i itu harus entrepreneur,” kata Ustadz Ranidi.

Dai Dewan Da’wah yang mengabdi di Dayah Abu Tgk Chik Abu Daud Beureueh ini membina para santri di ADI Aceh. Sebagai para calon dai, tentu ia tak ingin mereka tak punya keterampilan untuk bekal hidup dan dakwahnya nanti. Maka dari itu, Ustadz Ranidin berusaha untuk memberikan pelatihan dan motivasi kepada mereka agar memiliki jiwa enterpreneur atau semangat berusaha.

Alhamdulillah, mesin pembuatan susu kedelai dan mesin pembuatan tempe yang pernah diberikan Laznas Dewan Da’wah beberapa tahun lalu, masih bisa dipakai dan bisa dimanfaatkan dalam pelatihan ini.

Begitu pentingnya jiwa semangat berusaha dibangun agar kelak mereka bisa berdakwah dengan tepat dan bisa memberdayakan umat binaan, di sinilah Ustadz Ranidin mendorong para mahasiswa untuk memiliki jiwa enterpreneur.

Yuk sahabat, dukung dakwah para dai di penjuru negeri.

Tanggal Laporan : 17 Mar 2022 s.d 17 Mar 2023

LAZNAS Dewan Dakwah - Diapit oleh mayoritas kampung nonmuslim, Kampung Jatinunggal di Desa Sindangjaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, dihuni oleh mayoritas masyarakat muslim. Namun, ketiadaan guru ngaji pembinaan anak-anak harus ke kampung tetangga yang cukup jauh.

“Saat saya mengumumkan akan dibukanya TPA, ibu-ibu Kampung Jatinunggal begitu semangat dalam meresponnya. Sebab, kata mereka di Kampung ini belum ada guru ngaji sehingga anak-anak mereka seringkali mengaji ke kampung tetangga yang jaraknya cukup jauh,” kata Ustadz Ali Sulaiman.

Alhamdulillah, kini setelah kedatangan Ustadz Ali, dai muda dari Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohammad Natsir, beserta istrinya, pembinaan anak-anak dihidupkan. Ustadz Ali berinisiatif untuk membuka Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) pertama di kampung ini.

Bahkan, begitu antusias dan bahagianya ibu-ibu kampung dengan TPA ini, rencana Ustadz Ali yang akan membuka TPA pada bulan Maret, menjadi dipercepat pada bulan Februari lalu karena kedatangan anak-anak mereka lebih cepat dan lebih banyak.

Pengajaran Al-Qur’an cukup minim di Kampung Jatinunggal, sehingga Ustadz Ali pun menekankan baca tulis Al-Qur'an dan hafalan-hafalan surat pendek.

“Selain itu, kami berusaha menekankan wajibnya sholat lima waktu juga memberikan motivasi kepada mereka untuk terus semangat dalam menuntut ilmu,” kata Ustadz Ali

Sahabat, Ustadz Ali ini adalah salah satu barisan para dai yang setiap bulannya didukung melalui zakat yang sahabat dan para donatur tunaikan melalui Laznas Dewan Da’wah.

Yuk, terus dukung Ustadz Ali dan para dai lainnya hidupkan dakwah Islam di penjuru negeri.

Tanggal Laporan : 10 Mar 2022 s.d 10 Mar 2023

LAZNAS Dewan Dakwah - Alhamdulillah, zakat yang sahabat tunaikan melalui Laznas Dewan Dakwah telah menghidupkan dakwah Islam di Kampung Werianggi, Distrik Nikiwar, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat.

“Selama bertahun-tahun kegiatan keagamaan, terutama bagi komunitas muslim di Werianggi terbilang vakum dikarenakan tidak ada yang mampu membina masyarakat muslim setempat. Kalau pun ada, imam sholat, pengisi kajian, dan khatib Jumat, mereka tidak menetap di Werianggi, hanya jika diundang saja,” tulis Ustadz Rizqi menceritakan kondisi di sana.

Apalagi untuk anak-anak, kegiatan Taman Pengajaran Al-Qur’an (TPA) belum ada dan tak bebas karena butuh proses izin dari warga agama lain.

Namun sahabat, alhamdulillah setelah kedatangan Ustadz Rizqi Fadhilah, da’i muda lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohammad Natsir yang ditugaskan sejak awal tahun 2022 ke kampung ini, dakwah Islam dihidupkan kembali dengan diadakannya berbagai kegiatan.

Ustadz Rizqi bergerak, berkenalan, dan bersilaturahmi kepada warga dan tokoh-tokoh masyarakat. Sedikit demi sedikit ia ajak anak-anak untuk belajar mengaji bersama.

Namun bukan berarti tanpa kendala, kadang listrik suka mati-mati, sehingga dengan berbekal lampu senter dari ponselnya, Ustadz Rizqi mengajar dan menelaah sekaligus menerangi bacaan anak-anak.

Awalnya, kegiatan belajar terbatas di rumah-rumah warga, tidak terpusat di rumah ibadah karena harus ada proses izin. Namun, Ustadz Rizqi tak menyerah. Dengan hati-hati, ia pun berusaha mengkomunikasikan rencananya kepada masyarakat untuk merintis TPA pertamanya ini, yakni di Rumah Ibadah Kampung Transmigrasi Werianggi.

“TPA ini telah disepakati oleh para warga muslim setempat, sebab perintisan TPA tidak sebebas seperti di wilayah mayoritas penduduk muslim,” cerita Ustadz Rizqi.

Alhamdulillah, masyarakat pun setuju dengan niat dan tujuan baik Ustadz Rizqi, bahkan mereka mendukungnya dan berharap agar anak-anak mereka bisa membaca Al-Qur’an.

Kegiatan TPA terus berkembang dan anak-anak semangat belajar meski mereka masih kaku melafalkan huruf-huruf dan kalimat bahasa Arab dalam Al-Qur’an. Bahkan, pada hari Ahad (27/2/2022) lalu Ustadz Rizqi berhasil mengadakan lomba adzan dan lomba hafalan juz 30.

Acara Ustadz Rizqi ini mengundang perhatian banyak orang. Namun, alhamdulillah tidak hanya keceriaan anak-anak saja, tetapi juga kerukunan warga tercipta dari acara ini. Karena berbagai tokoh masyarakat, baik dari kepolisian, warga muslim dan non muslim ikut hadir.

Alhamdulillah, kami ucapkan terima kasih, jazaakumullaahu khairan jazaa’ kepada sahabat semua dan para donatur, yang telah menunaikan zakatnya melalui Laznas Dewan Dakwah.

Semoga Allah Ta’ala senantiasa menerima amal-amal zakat tersebut dan bisa menjadi pembersih harta, melahirkan keberkahan, pahala, dan manfaat luas dan berlipat. Aamiin

Dokumentasi:

Tanggal Laporan : 24 Feb 2022 s.d 24 Feb 2023

Mengajar Shalat, Membangun Pribadi Anak-Anak Binaan

LAZNAS Dewan Dakwah - Sahabat, pernahkah terpikir untuk memperbaiki diri tapi sulit untuk melakukannya? Bisa jadi kesulitan itu disebabkan karena kita belum memperbaiki sholat terlebih dahulu.

Karena sebagai tiang agama dan rukun Islam yang kedua, shalat yang ditunaikan dengan benar, khusyu, dan sungguh-sungguh bisa membuat pribadi menjadi lebih baik dan menjadi benteng agar terhindar dari perbuatan yang salah, terutama perbuatan keji dan mungkar.

“Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar..” (QS. Al-Ankabut: 45).

Oleh karena itu, Ustadz Mahdi, Dai muda Dewan Da’wah dari Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohammad Natsir yang mengabdi di Kampung Lut Jaya, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah, mengajari anak-anak binaannya tentang shalat.

Ustadz Mahdi ajari shalat kepada anak-anak dengan mengarahkan mereka untuk praktik langsung di Masjid Lut Jaya. Karena di masjid ini, ia juga mengajak anak-anak untuk ikut dekat dengan masjid dan memakmurkannya shalat lima waktu berjama’ah.

Harapannya, dengan ikhtiar Ustadz Mahdi mengajarkan mereka sholat ini, anak-anak di Kampung Lu Jaya bisa menjadi pribadi-pribadi yang baik dan berakhlak mulia.

Sahabat, Ustadz Mahdi ini adalah salah satu dai yang didukung oleh zakat, infak, dan sedekah dari para donatur Laznas Dewan Da’wah. InsyaaAllah, sebagai dai atau guru ngaji di Lombok, ia akan terus membina dan menyebarkan dakwahnya untuk membangun umat di sekitarnya.

Yuk, dukung dakwah Ustadz Mahdi.

Tanggal Laporan : 18 Feb 2022 s.d 18 Feb 2023

Tanamkan Semangat Berbagi Sejak Dini pada Anak-Anak

 

LAZNAS Dewan Dakwah - Sahabat, adik-adik binaan Ustadz Ritajib ini semangat sekali dalam hal berbagi untuk menyukseskan kegiatan mereka bersama masyarakat.

“Saya beserta adik-adik TPQ dari pagi sampai menjelang Shalat Jum’at antusias sekali dalam menyukseskan kegiatan (sedekah makan bersama) ini, yakni dengan cara menyumbang beras setiap anak satu gelas dan bahkan lebih demi kegiatan ini berjalan,” cerita Ustadz Ritajib.

Ustadz Ritajib, dai muda Dewan Da’wah dari Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohammad Natsir ini berusaha untuk memberikan pemahaman tentang keutamaan berbagi melalui infak atau sedekah kepada anak-anak dan masyarakat di sekitarnya. Pasalnya, mereka juga banyak yang belum mengetahui tentang keutamaan amal ini.

“Karena, setelah saya evaluasi, masyarakat di sini masih minim sekali pemahaman seperti apa itu infak,” Ustadz Ritajib menjelaskan kondisi mereka.

Siang itu (11/2/2022), masyarakat berkumpul hangat di Masjid Jaddu bin Rasyid Al-Jaddu di Dusun Dasan Gelumbang, Desa Andalan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara.

Setelah Shalat Jum’at, Ustadz Ritajib sampaikan kepada jama’ah bahwa banyak sekali adik-adik Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Masjid Jaddu bin Rasyid Al-Jaddu ini. Ia juga sampaikan pengertian dan keutamaan berinfak untuk mendukung kegiatan TPQ di masjid.

Tidak hanya itu, jama’ah diajak makan bersama. Penyampaian keutamaan infak atau sedekah dibuktikan dengan menikmati “Sedekah Makan untuk Rakyat” yang telah disiapkan bersama adi-adik binaanya.

Alhamdulillah, suasana hangat dan kebersamaan masyarakat menyatu di dalam masjid. Mereka jadi paham dengan apa yang disampaikan Ustadz Ritajib.

Sahabat, Ustadz Ritajib ini adalah salah satu dai yang didukung oleh zakat, infak, dan sedekah dari para donatur. InsyaaAllah, sebagai dai atau guru ngaji di Lombok, ia akan terus membina dan menyebarkan dakwahnya untuk membangun umat di sekitarnya.

Yuk, dukung dakwah Ustadz Ritajib.

Tanggal Laporan : 10 Feb 2022 s.d 10 Feb 2023

Berbagi dan Makan Bersama Rekatkan Ukhuwah Masyarakat Mualaf Binaan

 

LAZNAS Dewan Dakwah - Sahabat, inilah wajah-wajah para mualaf yang menjadi binaan para dai Dewan Da’wah di Kampung Mualaf, Dusun Lambentana, Desa Salobiro, Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah.

Anak-anak hingga kepala suku ramai-ramai hadir di rumah dai, Ustadz Agus dan Ustadz Iqbal.

Pada hari itu, awal tahun 2022, mereka diajak untuk makan bersama para dai yang datang berkunjung ke sana, yakni Ustadz Sigit dan Ustadz Firdaus beserta tim dari Laznas Dewan Da’wah Tambun, Bekasi, Jawa Barat.

Wajah-wajah bahagia para mualaf bisa berkumpul dan makan bersama, menikmati hidangan makanan sambil menerima pelajaran dari para dai.

Senyum antusias mereka, saling menyapa, berbagi cerita, hingga bercanda bersama menjadi warna hari yang cerah itu.

“Alhamdulillah, pada hari itu momentum yang sangat bahagia sekali bagi kami, para da'i yang ada di lapangan, karena dengan adanya kegiatan makan bersama, para muallaf dapat berkumpul secara keseluruhan yang jumlahnya kurang lebih 100 orang,” cerita Ustadz Agus Salim.

Inilah kondisi kampung mualaf binaan di Lambentana. Kondisi masyarakat yang masih awam terhadap agama menjadi tantangan tersendiri bagi para dai.

Satu kampung baru ada dua dai yang tinggal menetap. Selain butuh kesabaran dan perjuangan yang lebih, kedekatan hubungan sosial dengan mereka juga harus mereka jaga.

Oleh karena itu, para dai di sini sering mengadakan kegiatan makan bersama sebagai strategi merekatkan hubungan sekaligus menyampaikan amanah dakwah dengan lebih mudah.

Sahabat, yuk dukung dakwah Ustadz Agus dan Ikbal di kampung mualaf Lambentana dengan amal zakat, infak, sedekah, dan amal terbaik kita.

InsyaaAllah, dukunganmu menjadi amal terbaik yang menggerakan pembinaan umat dan lahirnya generasi-generasi hebat dari pedalaman.

Tanggal Laporan : 03 Feb 2022 s.d 03 Feb 2023

Hidayah dari Membina Pengajian Ibu-Ibu di Desa-Desa

 

LAZNAS Dewan Dakwah - "Ustadz, kami berharap ustadz mengajari kami disini yang ilmunya nol sama sekali. Tolonglah kami ustadz, ajari kami. Datanglah ustadz setiap sore Jum'at mengisi pengajian kami ini," kata ibu-ibu Majelis Ta’lim Simartugan.

Sahabat, ini adalah Ustadz Darman Laoli, salah satu kader dai dari Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohammad Natsir yang ditugaskan di Desa Lingga Raja, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

Di antara rutinitas Ustadz Darman adalah membina pengajian ibu-ibu di beberapa desa. Rutin setiap Jum’at ia bergilir membina pengajian di Desa Lingga Raja, Desa Simartugan, atau Desa Kutambelang. Ia bergilir dari rumah ke rumah.

Awalnya, Majelis Ta’lim di Desa Lingga Raja terbentuk sejak Ustadz Darman memberikan ide untuk menggerakkan kegiatan mereka. Alhamdulillah, respon mereka pun cukup antusias dan kini Ustadz Darman diminta mengisi pengajian ibu-ibu di desa sebelah.

Tak hanya itu, sedikit demi sedikit, hidayah itu datang. “Alhamdulillah, melalui kegiatan ini, ibu-ibu yang tadinya malas shalat, menjadi rajin shalat, masjid yang dulunya vakum, Alhamdulillah, sekarang jadi banyak kegiatan,” tulis Ustadz Darman melaporkan hasil kegiatannya.

Alhamdulillah, semoga ibu-ibu binaan Ustadz Darman senantiasa istiqomah untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas amal dan ibadah mereka.

Yuk sahabat, dukung dakwah Ustadz Darman dan para dai lainnya di penjuru nusantara.

Tanggal Laporan : 28 Jan 2022 s.d 28 Jan 2023

Aktivitas Bertani Ciptakan Kemandirian Pangan Santri Perwira, Banten

LAZNAS Dewan Dakwah - Ustadz Anton dan Ustadz Matin, Dai Dewan Da’wah dari Sekolah Tinggi Ilmu Da’wah (STID) Mohammad Natsir, saat ini mengabdi di Pesantren Wirausaha dan Tahfidz Al-Qur’an (Perwira), di Cigeulis, Pandeglang, Banten.

Hari itu, cuaca cerah. Para santri sedang asyik menanam padi bersama di sawah. Mereka diajak Ustadz Anton dan Ustadz Matin menanam padi bersama di sawah sekitar pesantren.

Ramai-ramai mereka turun ke sawah, bercampur lumpur dan terik matahari sembari asyik menanam padi dengan hati-hati.

InsyaaAllah, padi-padi ini adalah ikhtiar untuk menciptakan kemandirian pangan para santri. Ketika nanti panen, padi-padi tersebut bisa digunakan untuk makan santri, sehingga biaya makan pun bisa terbantu dan mereka bisa fokus belajar mengaji.

Yuk sahabat, bantu dakwah Ustadz Anton, Ustadz Matin, dan para dai lainnya dengan zakat, infak, dan sedekah terbaik kita.

Donatur (11)
Urutkan:
Waktu
Nama
Nominal
Avatar
Hamba Allah
27 Jan 2022
Rp 50.000